Lis Setyawati Bu Tiya's Blog

All about Economic and Accounting

Arus Lingkar Kegiatan Ekonomi (circular flow)

Pada arus lingkar kegiatan ekonomi sederhana hanya ada dua kelompok yang berinteraksi dalam perekonomian yaitu: rumah tangga konsumsi (konsumen) dan rumah tangga produksi (produsen/ perusahaan).

Pada arus lingkar kegiatan ekonomi tiga sektor terdapat pelaku ekonomi ketiga yaitu pemerintah yang memilki fungsi utama sebagai pengatur perekonomian. Jadi pada arus lingkar kegiatan ekonomi tiga sektor ada tiga kelompok yang berinteraksi yaitu konsumen, produsen dan pemerintah.Pada arus lingkar kegiatan ekonomi empat sektor, masyarakat luar negeri berperan serta dalam perekonomian melalui kegiatan ekspor dan impor.

Dengan adanya pelaku ekonomi lain yaitu pemerintah dan masyarakat luar negeri maka arus kegiatan ekonomi menjadi semakin kompleks.

Gambar diagram perputaran empat sektor dapat dilihat di buku pegangan.

Manfaat diagram pelaku ekonomi bagi produsen adalah kebutuhan akan faktor produksi modal dan skill akan dapat terpenuhi oleh rumah tangga konsumsi sehingga pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan.

Manfaat diagram pelaku ekonomi bagi konsumen adalah mendapatkan pembayaran atas faktor-faktor produksi dan skill yang dipakai oleh produsen yang kemudian digunakan untuk membeli barang dan jasa yang dijual oleh rumah tangga produksi.

Apabila produksi dan penyalurannya lancar maka ada kecenderungan harga barang akan turun atau sekurang-kurangnya stabil. Sehingga rumah tangga konsumsi akan dapat mengatur kecenderungan konsumsinya dan semua pendapatannya tidak akan habis dibelanjakan sehingga masih ada bagian dari pendapatannya yang ditabung sebagai modal.

Masyarakat akan lebih memperhatikan faktor-faktor pendidikan dan latihan dalam membina dan menyediakan faktor skill, sehingga dengan semakin meningkatnya interaksi antara rumah tangga produksi dan rumah tangga konsumsi maka pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kemakmuran masyarakat.

Perusahaan adalah kelompok anggota masyarakat yang tugasnya memproduksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Peran perusahaan atau rumah tangga produksi dalam perekonomian yaitu:

  1. Produsen
  2. Pengguna faktor produksi
  3. Agen pembangunan
  4. Penyedia dan penyalur barang dan jasa

Konsumen atau rumah tangga konsumsi adalah rumah tangga yang melakukan kegiatan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan.

Peran rumah tangga konsumsi adalah sebagai berikut:

  1. Konsumen
  2. Pemasok atau pemilik faktor produksi
  3. Ikut mempengaruhi mengenai apa yang akan diproduksi oleh perusahaan

Pemerintah mencakup semua lembaga pemerintah dan organisasi lain yang dimiliki dan dikendalikan oleh pemerintah pusat dan daerah.

Peranan rumah tangga negara atau pemerintah dalam kegiatan ekonomi anatar lain:

  1. Pengatur
  2. Konsumen
  3. Sebagai produsen
  4. Pembuat dan pelaksana aturan main
  5. Menjamin kompetisi
  6. Menyediakan barang publik

Masyarakat ekonomi luar negeri adalah pelaku ekonomi yang berhubungan dengan transaksi luar negeri, sektor ini mencakup ekspor dan impor barang dan jasa serta aliran modal yang berkaitan dengan transaksi investasi perbankan.

Peran masyarakat luar negeri dalam perekonomian adalah:

  1. Sebagai pasar bagi produk yang dihasilkan
  2. Sebagai produsen
  3. Perdagangan luar negeri
  4. Pertukaran tenaga kerja
  5. Sebagai investor/ penanaman modal
  6. Pinjaman luar negeri
  7. Bantuan luar negeri

Peranan produsen secara umum adalah menciptakan atau menaikkan nilai guna suatu barang untuk kepentingan orang lain atau masyarakat.

Peranan konsumen secara umum adalah bahwa melalui kegiatan konsumsinya mampu menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat.

Contoh peran perusahaan atau rumah tangga produksi dalam kegiatan perekonomian di masyarakat yaitu:

  1. Produsen, yaitu berperan dalam menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan oleh rumah tangga konsumsi pada khususnya dan masyarakat pada umumnya termasuk juga untuk dijual ke luar negeri.
  2. Pengguna faktor produksi, yaitu menggunakan berbagai faktor produksi berupa sumber daya alam atau bahan baku, modal, tenaga kerja dan keahian.
  3. Agen pembangunan, yaitu berperan membantu pemerintah dalam kegiatan pembangunan seperti membuka lapangan kerja, membangun infrastruktur, mensejahterakan karyawan, meningkatkan kualitas SDM dll.
  4. Penyedia dan penyalur barang dan jasa,  yaitu menghasilkan sekaligus menyalurkan barang dan jasa agar dapat dinikmati oleh konsumen.

Contoh peran konsumen atau rumah tangga konsumsi dalam kegiatan perekonomian di masyarakat yaitu:

  1. Konsumen, yaitu berperan mengkonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga produksi dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup.
  2. Pemasok atau pemilik faktor produksi, yaitu sebagai pemilik dan pemasok faktor-faktor produksi yang dibutuhkan oleh rumah tangga produksi atau perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa.
  3. Ikut mempengaruhi mengenai apa yang akan diproduksi oleh perusahaan, yaitu bahwa konsumen turut memberi pengaruh terhadap kecenderungan barang apa yang sebaiknya diproduksi oleh perusahaan agar sesuai dengan selera dan kebutuhan konsumen.

Contoh peran pemerintah atau rumah tangga negara dalam kegiatan perekonomian di masyarakat yaitu:

  1. Pengatur, yaitu bahwa pemerintah harus mengatur lalu lintas perekonomian dalam negeri untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah terjadinya kekacauan dan hal-hal yang dapat menimbulkan kerugian bagi rakyat banyak. Misalnya dengan membuat undang-undang dan peraturan, melakukan pengawasan, menetapkan kebijakan fiskal dan moneter dll.
  2. Konsumen, untuk melakukan tugasnya pemerintah juga memerlukan barang dan jasa. Misalnya untuk keperluan peralatan dan perlengkapan kantor, kepentingnan pertahanan dan keamanan Negara dll.
  3. Sebagai produsen, pemerintah juga menjalankan perusahaan milik negara, khususnya produksi barang dan jasa yang vital bagi kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat misalnya perusahaan air minum, listrik, tambang minyak, bank dll.
  4. Pembuat dan pelaksana aturan main,  yaitu pemerintah menjamin bahwa peserta pasar akan berlaku secara jujur dan mematuhi aturan main yang berisi apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh pasar.
  5. Menjamin kompetisi, yaitu pemerintah menjamin iklim kompetisi yang baik dimana tidak ada praktik tidak terpuji seperti kolusi, monopoli dan penetapan harga yang berpotensi menyingkirkan pesaing dari pasar.
  6. Menyediakan barang publik, yaitu pemerintah memilki kewenangan untuk menagih pajak untuk menyediakan barang-barang publik seperti pertahanan negara dan keadilan.

Contoh peran masyarakat luar negeri dalam kegiatan perekonomian di masyarakat yaitu:

  1. Sebagai pasar bagi produk yang dihasilkan, yaitu bahwa masyarakat luar negeri merupakan konsumen potensial dan memiliki daya beli yang tinggi
  2. Sebagai produsen, yaitu bahwa masyarakat luar negeri menghasilkan banyak sekali produk dan peralatan seperti mobil, komputer, mesin dll.
  3. Perdagangan luar negeri, yaitu perdagangan antar negara yang bisa menghasilkan devisa dan keuntungan yang sangat besar.
  4. Pertukaran tenaga kerja, yaitu pengiriman tenaga kerja dari suatu negara yang mengalami kelebihan tenaga kerja ke negara lain yang membutuhkan yang akan menghasilkan devisa.
  5. Sebagai investor/ penanaman modal,  yaitu penanaman modal ke negara lain untuk mengelola modalnya di negara lain tersebut agar memperoleh keuntungan.
  6. Pinjaman luar negeri, yaitu pemberian pinjaman dari luar negeri yang sangat berguna untuk mengatasi permasalahan ekonomi dalam negeri yang sudah mendesak.
  7. Bantuan luar negeri, yaitu pemberian bantuan dari negara lain atas terjadinya bencana alam dan perang.

Permintaan atau demand adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dan pada periode tertentu.

Penawaran atau supply adalah jumlah barang atau jasa yang tersedia dan dapat dijual oleh penjual atau keseluruhan jumlah suatu barang yang ditawarkan oleh para produsen atau penjual pada suatu saat dan harga tertentu.

Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan yaitu:

  1. Harga barang atau jasa, apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan turun.
  2. Pendapatan, apabila pendapatan naik maka permintaan terhadap barang dan jasa akan ikut naik.
  3. Harga barang lain yang berkaitan (subtitusi dan komplementer), apabila terjadi kenaikan harga terhadap satu produk, maka orang akan berpindah ke produk yang lain.
  4. Selera konsumen, adalah salah satu faktor yang sangat kuat dalam mempengaruhi permintaan. Walaupun harga tinggi tetapi selera konsumen juga tinggi maka akan tetap terjadi permintaan.
  5. Perkiraan, yaitu apabila kita memperkirakan akan mendapatkan uang yang banyak minggu depan maka kita mungkin tidak akan ragu-ragu untuk membelanjakan uang kita hari ini.
  6. Faktor-faktor nonekonomis, yaitu misalnya pertumbuhan penduduk, iklim dan bencana alam dapat menyebabkan terjadinya peningkatan permintaan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran yaitu:

  1. Harga barang atau jasa, apabila harga naik maka jumlah barang atau jasa yang ditawarkan juga akan ikut meningkat.
  2. Teknik produksi, semakin maju alat yang digunakan untuk memproduksi barang maka akan semakin cepat juga proses produksinya dn semakin banyak produk yang dapat dihasilkan, sehingga akan mengurangi jumlah pekerja yang dibutuhkan dan dapat menurunkan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan.
  3. Harga sumber produksi, apabila harga bahan baku naik maka biaya produksi akan ikut naik sehingga keuntungan yang diperoleh akan kecil dan mengakibatkan penawarannya menjadi rendah.
  4. Perkiraan, jumlah barang yang ditawarkan produsen dipengaruhi oleh perkiraan terhadap masa depan.
  5. Subsidi/ pajak, ongkos produksi dapat diturunkan antara lain dengan adanya subsidi pemerintah. Sebaliknya dengan adanya pajak maka ongkos produksi akan meningkat.

Bentuk pasar, apabila bentuk pasar berubah misalnya dari persaingan menjadi monopoli maka penawaran barang tidak lagi ditentukan oleh harga semata-mata, tetapi lebih banyak ditetukan oleh pemegang monopoli.

About these ads

No comments yet»

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: